Cara memasang jadwal les privat di website agar murid memilih sesi sendiri
Tim Termilo · Diterbitkan 12 September 2026 · 6 menit baca

Catatan
Jadwal les privat dipasang di website kursus dengan satu potongan kode widget. Sebelum itu, buat jenis sesi dengan durasi, tambah setiap instruktur sebagai staf dengan daftar sesinya, dan atur jam buka mingguan. Murid memilih sesi dan jam tanpa akun, dan sistem memilih instruktur yang kosong.
Apa saja yang harus ada di dashboard sebelum jadwal les tampil di website?
Widget membaca jenis sesi, instruktur, dan jam buka dari dashboard. Selama tiga hal itu kosong, halaman "Jadwal" tidak punya jam yang bisa dipilih murid. Jam buka per hari dan tanggal libur diatur di dashboard. Jam kerja per staf dan blokir waktu diatur lewat API (lihat /docs/availability). Bahan yang dikumpulkan:
- Jenis sesi yang dibuka untuk booking online, dengan durasinya: misalnya les privat 60 menit dan trial class 30 menit.
- Nama setiap instruktur dan jenis sesi yang boleh diajarkannya.
- Jadwal jam les mingguan serta periode libur semester.
- Akses edit ke halaman "Jadwal" di website kursus.
Gambaran utuhnya: halaman vertikal kelas privat, les, dan kursus dan daftar vertikal Termilo.
Langkah 1: jenis sesi apa saja yang dibuat, dan berapa durasinya?
Jenis sesi disimpan sebagai layanan di Termilo, dan durasi layanan menjadi panjang slot. Karena itu les 60 menit dan trial class 30 menit dibuat sebagai dua layanan terpisah, bukan digabung menjadi layanan "Les" dengan catatan.
| Field | Isi untuk les privat |
|---|---|
| Nama layanan dan Kategori | Nama jenis sesi, misalnya "Les privat matematika"; kategori mengelompokkan sesi saat murid memilih. |
| Deskripsi | Materi yang dibahas dan bahan yang dibawa murid. |
| Durasi | 60 menit, atau "Durasi lain…" untuk 45 dan 90 menit. |
| Harga | Tarif per sesi. Trial class gratis diisi Rp 0. |
| Buffer setelah (menit) | Jeda setelah layanan; field ini muncul saat layanan dibuka kembali dari editor. |
| Minta deposit | Nyalakan untuk sesi berbayar, lalu pilih 20, 30, atau 50 persen. Deposit mengunci slot; tanpa pembayaran dalam 10 menit, slot dilepas lagi. |
| Mode lokasi | "Di tempat" untuk sesi di studio; "Online · Google Meet" untuk sesi online. |
| Visibilitas | "Public" agar sesi tampil di widget. |
Klik "Simpan layanan", ulangi untuk trial class dan mentoring online, lalu cek referensi field layanan bila ada field yang ragu.
Langkah 2: di mana instruktur masuk ke daftar staf beserta sesinya?
Orang tua sering minta anaknya tetap diajar Bu Rina. Widget tidak menyediakan pilihan instruktur, jadi siapkan jalan keluarnya sejak awal: Buat layanan terpisah yang hanya ditugaskan ke satu staf, misalnya "Les privat matematika · Bu Rina".
Untuk sesi biasa, aturannya: Pelanggan memilih layanan dan jam; sistem memilih staf yang kosong pada jam itu. Setiap staf punya daftar layanan sendiri. Pengisiannya lewat dua layar.
- Katalog → Staf → "Undang staf": isi Nama staf dengan nama instruktur. Email dan akses login hanya perlu diisi bila instruktur ingin melihat jadwalnya sendiri.
- Katalog → Layanan → buka satu layanan → bagian "Staf yang bisa": klik Tambah, centang instruktur pengajar sesi itu, lalu Selesai dan Simpan.
Batas sistem
Kelas grup dengan kuota per sesi tidak termasuk; satu slot melayani satu murid pada satu instruktur. Paket 8 pertemuan dan membership dihitung di sistem lain; murid memesan sesi per sesi lewat widget yang sama.
Langkah 3: di layar mana jam les mingguan dan libur semester diatur?
Widget menawarkan jam di dalam jam buka saja, dikurangi sesi yang sudah terisi dan jeda setelah layanan. Semua pengaturannya ada di satu layar.
- Operasional → Jam operasional: tetapkan jam mulai dan jam selesai les untuk setiap hari, misalnya Senin–Jumat 13.00–20.00 dan Sabtu 08.00–15.00. Hari tanpa les diberi tanda Tutup.
- "Pengecualian & hari libur" → "Tambah tanggal": isi Tanggal dan Keterangan untuk libur semester; keterangannya ikut terlihat oleh murid.
- "Simpan perubahan".
Langkah 4: bagaimana widget inline masuk ke halaman "Jadwal"?
Pengaturan → Embed menampilkan penempatan Inline atau Modal dan tombol "Salin snippet". Slug kursus sudah tertulis di dalam kodenya. Halaman "Jadwal" memakai Inline: salin, lalu tempel kodenya sebagai HTML pada posisi jadwal harus tampil. Di WordPress, tempat menempelnya adalah blok "HTML Kustom". Begitu halaman diterbitkan, jenis sesi dan jam kosong tampil langsung pada halaman itu.
| Kebutuhan | Pilihan | Yang tampil ke murid |
|---|---|---|
| Halaman "Jadwal" khusus | Inline | Form tertanam langsung di badan halaman. |
| Tombol "Booking sesi" di beranda | Tombol pop-up (berlabel "Modal" di dashboard) | Tombol; klik membuka form sebagai lapisan di atas halaman. |
| Bio Instagram dan balasan WhatsApp | Link halaman booking | Halaman booking yang dihosting Termilo, tanpa kode di website. |
Widget mengikuti warna brand kursus, tema website tidak mengubah tampilannya, dan tulisan "Powered by" bisa disembunyikan. Atribut kedua mode dijelaskan di dokumentasi embed dan panduan pasang widget; pertimbangan link versus widget dibahas di booking link vs booking widget.
Langkah 5: apa yang berubah setelah Google Calendar kursus terhubung?
Dua hal. Dengan sakelar "Cek kalender sebelum menawarkan slot" (menu Pengaturan → Booking) menyala, jam sibuk di satu Google Calendar yang dihubungkan bisnis menutup slot untuk semua staf, sehingga jam rapat guru yang tercatat pada kalender kursus tidak muncul sebagai pilihan murid. Lalu, tanpa pengaturan tambahan, tiap booking sesi "Online · Google Meet" tercatat sebagai acara pada kalender kursus itu berikut link Meet-nya; undangan ke murid datang dari Google selama alamat emailnya terisi.
Koneksinya sendiri: Hubungkan Google Calendar dari dashboard. Selama proses verifikasi Google berjalan, Google dapat menampilkan peringatan dan meminta hubungkan ulang. Jalurnya: Integrasi → Google Calendar → "Sambungkan" → beri izin pada layar Google → status menjadi Tersambung. Izin apa saja yang diminta dijelaskan di dokumentasi integrasi Google.
Catatan
Langkah 5 tidak wajib. Kursus yang hanya mengajar di studio sudah selesai di Langkah 4.
Bagaimana mengecek hasilnya lewat mode incognito?
Mode incognito di HP tidak memakai sesi login dashboard, sehingga tampilannya sama persis dengan yang dilihat orang tua murid. Yang diisi di form: Pelanggan mengisi nama dan nomor WhatsApp; email opsional. Bila email diisi, pelanggan menerima email konfirmasi.
- Di halaman "Jadwal", pilih Trial class, kemudian hari dan jam. Hari Tutup dan tanggal libur harus tidak muncul.
- Isi data diri dengan alamat email milik Anda, kirim, lalu periksa kotak masuk; pemilik kursus juga menerima salinan email setiap booking baru.
- Lihat Operasional → Booking: booking percobaan tampil dengan statusnya. Bila statusnya menunggu, klik Konfirmasi.
- Klik Batalkan pada booking percobaan supaya jam itu kosong kembali.
Saat murid minta ganti hari: Untuk mengubah jadwal atau membatalkan, pelanggan menghubungi bisnis lewat nomor yang tertera. Bisnis membatalkan booking dari dashboard, lalu pelanggan memesan jam baru. Murid yang les tiap minggu memesan lewat halaman yang sama; sesi berulang otomatis tidak termasuk.
Batas sistem
Pengingat terjadwal sebelum jadwal bukan bagian Termilo. Email terkirim saat booking dikonfirmasi, dibatalkan, atau dijadwal ulang ke alamat yang diisi murid.
Jadwal tidak tampil di website? Cek dua hal: kode tertempel sebagai blok HTML dan bukan paragraf teks, dan slug di dalam kode sama dengan Slug booking di Pengaturan → Umum. Soal biaya: Gratis untuk mulai. Tanpa kartu kredit. Sebagai pembanding per 12 September 2026, Serpis mencantumkan paket Pro+ Rp59.000 per bulan di halaman harganya (lihat Sumber); harga dapat berubah.
Dokumentasi terkait
Sumber
Baca juga
Artikel
Vertikal